Tampilkan postingan dengan label MERAYU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MERAYU. Tampilkan semua postingan
sunyi
sunyi senyap senja di antara tepian sawah aku terpaku menatap warna cerah langitmu tak terlihat batas indahmu di kala aku sedang gunda aku pilu menahan kerinduan yang amat dalam di dalam batinku senja kelabu sampaikan salam rindu dengan dia
sunyi
sunyi senyap senja di antara tepian sawah aku terpaku menatap warna cerah langitmu tak terlihat batas indahmu di kala aku sedang gunda aku pilu menahan kerinduan yang amat dalam di dalam batinku senja kelabu sampaikan salam rindu
cahayamu
kau seperti laksana bulan yang menerangi ruang gelap batinku kau menyinari sluruh jiwaku aku memberiku cahaya di dalam hidupku teruslah kau menyinariku jangan biarkan terlelap dalam kegelapan ajak aku untuk menyongsong kebahagiaan bersama dirimu
AIR MATA
tumpahan rindu
jangan kau lumuri wajahmu dengan air mata hapus dan tersenyum untukku
biar aku belai wajah CANTIKmu dengan kasih sayangku
jangan kau lumuri wajahmu dengan air mata hapus dan tersenyum untukku
biar aku belai wajah CANTIKmu dengan kasih sayangku
bening
tumpahan rindu
sebening embun seputih salju cinta menggebu bergelora menyentuh kalbu
setiap desah nafas tertuju padamu setiap hembusan ku sebut namamu
aku tertunduk merayumu dengan sentuhan lembutmu
sebening embun seputih salju cinta menggebu bergelora menyentuh kalbu
setiap desah nafas tertuju padamu setiap hembusan ku sebut namamu
aku tertunduk merayumu dengan sentuhan lembutmu
sudut
jatiDi sudut kerinduan
Di sudut kerinduan aku menanti di sudut hatiku aku berbisik di sudut kalbuku aku bertanya, dimana kau rindu di mana kau, namun biarlah aku bertanya di antara jariku yang yang mengukir sepi dalam hatiku, biarku ukir rinduku di hampara jalan yang penuh keluh dan kesah.
Di sudut kerinduan aku menanti di sudut hatiku aku berbisik di sudut kalbuku aku bertanya, dimana kau rindu di mana kau, namun biarlah aku bertanya di antara jariku yang yang mengukir sepi dalam hatiku, biarku ukir rinduku di hampara jalan yang penuh keluh dan kesah.
Langganan:
Postingan (Atom)